daun gugur
Mengenai Saya
- Indarto
- saya sekarang kuliah di STMIK El Rahma Yogyakarta,,, Teknik Informatika NIM : 12100826 (TUGAS PTI)(*_*)
text to speech
Selasa, 23 November 2010
virus trojan
Trojan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
Daftar isi
[sembunyikan]
* 1 Cara Kerja
* 2 Cara Penyebaran
* 3 Jenis-jenis Trojan
* 4 Pendeteksian dan Pembersihan
o 4.1 Memeriksa Listening Port
o 4.2 Membuat Snapshot
o 4.3 Antivirus
* 5 Lihat pula
Cara Kerja
Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
* Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
* Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
Cara Penyebaran
Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
[sunting] Jenis-jenis Trojan
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
* Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
* Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
* Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
* DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
* Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
Pendeteksian dan Pembersihan
Memeriksa Listening Port
Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.
Berikut ini adalah contoh penggunaan utilitas Netstat dalam Windows XP Professional
C:\>netstat -a -b
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State PID
TCP windows-xp:epmap 0.0.0.0:0 LISTENING 956
c:\windows\system32\WS2_32.dll
C:\WINDOWS\system32\RPCRT4.dll
c:\windows\system32\rpcss.dll
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
-- unknown component(s) --
[svchost.exe]
TCP windows-xp:microsoft-ds 0.0.0.0:0 LISTENING 4
[System]
TCP windows-xp:50300 0.0.0.0:0 LISTENING 1908
[oodag.exe]
TCP windows-xp:1025 0.0.0.0:0 LISTENING 496
[alg.exe]
TCP windows-xp:1030 0.0.0.0:0 LISTENING 1252
[ccApp.exe]
UDP windows-xp:microsoft-ds *:* 4
[System]
UDP windows-xp:4500 *:* 724
[lsass.exe]
UDP windows-xp:isakmp *:* 724
[lsass.exe]
UDP windows-xp:1900 *:* 1192
c:\windows\system32\WS2_32.dll
c:\windows\system32\ssdpsrv.dll
C:\WINDOWS\system32\ADVAPI32.dll
C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
[svchost.exe]
UDP windows-xp:ntp *:* 1036
c:\windows\system32\WS2_32.dll
c:\windows\system32\w32time.dll
ntdll.dll
C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
[svchost.exe]
Membuat Snapshot
Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang "baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya "svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.
[sunting] Antivirus
Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).
Lihat pula
* Virus komputer
* Worm
* Spyware
* Antivirus
Nuvola apps mycomputer.png Artikel bertopik komputer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
Daftar isi
[sembunyikan]
* 1 Cara Kerja
* 2 Cara Penyebaran
* 3 Jenis-jenis Trojan
* 4 Pendeteksian dan Pembersihan
o 4.1 Memeriksa Listening Port
o 4.2 Membuat Snapshot
o 4.3 Antivirus
* 5 Lihat pula
Cara Kerja
Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
* Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
* Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
Cara Penyebaran
Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
[sunting] Jenis-jenis Trojan
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
* Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
* Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
* Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
* DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
* Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
Pendeteksian dan Pembersihan
Memeriksa Listening Port
Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.
Berikut ini adalah contoh penggunaan utilitas Netstat dalam Windows XP Professional
C:\>netstat -a -b
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State PID
TCP windows-xp:epmap 0.0.0.0:0 LISTENING 956
c:\windows\system32\WS2_32.dll
C:\WINDOWS\system32\RPCRT4.dll
c:\windows\system32\rpcss.dll
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
-- unknown component(s) --
[svchost.exe]
TCP windows-xp:microsoft-ds 0.0.0.0:0 LISTENING 4
[System]
TCP windows-xp:50300 0.0.0.0:0 LISTENING 1908
[oodag.exe]
TCP windows-xp:1025 0.0.0.0:0 LISTENING 496
[alg.exe]
TCP windows-xp:1030 0.0.0.0:0 LISTENING 1252
[ccApp.exe]
UDP windows-xp:microsoft-ds *:* 4
[System]
UDP windows-xp:4500 *:* 724
[lsass.exe]
UDP windows-xp:isakmp *:* 724
[lsass.exe]
UDP windows-xp:1900 *:* 1192
c:\windows\system32\WS2_32.dll
c:\windows\system32\ssdpsrv.dll
C:\WINDOWS\system32\ADVAPI32.dll
C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
[svchost.exe]
UDP windows-xp:ntp *:* 1036
c:\windows\system32\WS2_32.dll
c:\windows\system32\w32time.dll
ntdll.dll
C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
[svchost.exe]
Membuat Snapshot
Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang "baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya "svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.
[sunting] Antivirus
Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).
Lihat pula
* Virus komputer
* Worm
* Spyware
* Antivirus
Nuvola apps mycomputer.png Artikel bertopik komputer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.
Minggu, 21 November 2010
Bahaya Virus
Bahaya Virus Komputer
Menanggulangi Bahaya Virus Di Komputer
Jika Anda mengkhawatirkan keamanan komputer dan data Anda, berikut adalah enam langkah mudah yang dapat membantu melindungi dan mengamankan semua yang telah Anda kerjakan dengan susah payah ke dalam komputer Anda.
Gunakan firewall internet
JIka Anda tidak menggunakan firewall, para penyerang dapat menemukan dan menyerang komputer Anda dalam waktu 15 menit setelah Anda terhubung ke internet. Jika Anda menggunakan akses Internet yang “selalu terhubung”, seperti cable modem atau DSL, Anda harus memasang firewall dan selalu memperbaruinya.
Terdapat 2 macam firewall: perangkat keras dan perangkat lunak. Firewall berbasis perangkat keras biasanya merupakan suatu router atau suatu komputer pribadi yang telah diatur untuk bertindak sabagai firewall bagi seluruh jaringan di rumah Anda. Saat ini, bagaimanapun juga, banyak firewall internet yang digunakan di rumah dan perusahaan kecil berbasis perangakat lunak. Firewall semacam ini bisa didapatkan dari pihak ketiga, seperti Zone Labs’ ZoneAlarm. Atau mungkin perangkat ini telah langsung terpasang dalam sistem operasi Anda, seperti ICF (Internet Connection Firewall) atau Windows Firewall pada Microsoft Windows XP, tergantung dari service pack yang telah Anda pasang.
Perbarui sistem operasi komputer Anda
Begitu firewall Anda terpasang, jagalah agar perangkat lunak paling mendasar komputer Anda– yaitu sistem operasinya — terus diperbarui dengan menggunakan perangkat lunak peng-update terbaru Anda. Kelalaian dalam melakukan hal ini akan mengakibatkan komputer Anda dalam keadaan yang sangat rentan karena kelalaian pada sistem operasi biasanya diketahui dan menjadi target para hacker dan cracker.
Jika Anda menggunakan sistem operasi terbaru, seperti Windows XP, Anda dapat menggunakan fitur Windows Update untuk secara manual men-download dan memasang update dari situs Microsoft Windows Update. Untuk secara otomatis men-download updates saat ini dan akan datang, aktifkan fitur Automatic Updates dengan mengklik Start > Control Panel > Security Center.
Manfaatkan perangkat lunak antivirus Anda sebaik-baiknya
Program perangkat lunak antivirus membantu melindungi komputer Anda terhadap sebagian besar virus, worms, Trojan horse, dan kode berbahaya lainnya. Banyak komputer baru telah dilengkapi dengan perangkat lunak antivirus. Tetapi, perangkat lunak antivirus harus diperbarui secara berkala, yang biasanya mengharuskan Anda untuk berlangganan pada perangkat lunak pembuatnya. Jika Anda tidak berlangganan untuk memperbarui perangkat lunak antivirus Anda, maka komputer Anda akan rentan terhadap ancaman baru. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya memasang perangkat antivirus, gunakan, dan jaga agar tetap diperbarui. Update biasanya tersedia minimal seminggu sekali.
Setalah Anda memasang perangkat lunak antivirus, aturlah untuk melakukan pengecekan terhadap semua data yang ada, data-data yang masuk dan di-download, pesan email, dan lampirannya. Aktifkan jadwal “check for updates” untuk pengecekan harian.
Mencegah spyware, adware, dan spam
Banyak situs dan perangkat lunak gratis yang memata-matai para pengguna dan melaporkan kegiatan-kegiatan mereka kepada pihak ketiga yang kemudian menggunakan informasi tersebut untuk mengirimkan banyak email spam. Jika Anda menjelajahi internet, komputer Anda akan dimasuki spyware dan adware. Jika Anda berbagi data atau mengirimkan pesan singkat, Anda akan mendapatkan spyware dan adware lebih cepat lagi.
Perlindungan terbaik melawan spyware dan adware adalah dengan tidak men-download-nya dari awal. Untuk melindungi komputer Anda agar tidak men-download program yang membahayakan:
- Download program hanya dari situs yang Anda percayai
- Baca semua peringatan keamanan, perjanjian lisensi, dan pernyataan privasi dari setiap program yang akan di-download.
- Jangan pernah meng-klik Agree atau OK untuk menutup suatu window. Sebaliknya, klik tanda X merah pada sudut kanan atas window atau tekan Alt+F4 pada keyboard Anda untuk menutup suatu window.
- Berhati-hatilah dalam menggunakan program berbagi file musik dan film “cuma-cuma”, dan pastikan bahwa Anda sepenuhnya mengerti semua perangkat lunak yang menjadi satu paket pada program-program tersebut.
Untuk meminimalisasi spam, pertimbangkan pilihan-pilihan berikut:
- Tanyakan pada penyedia layanan Internet Anda untuk memastikan bahwa mereka menjalankan suatu tipe penyaring spam dan antivirus.
- Atur penyaring email dalam email client Anda (seperti Outlook Express, Eudora, dan lain-lain). Beberapa penyaring spam menandai email yang merupakan spam dengan memberikan tanda ***SPAM*** pada baris subyeknya. Yang lain meletakkan tanda X_SPAM atau judul serupa pada format area pesan tersebut. Anda dapat mengatur penyaring untuk menemukan pesan-pesan ini dan memindahkannya pada tempat terpisah agar Anda dapat menghapusnya kapan saja.
- Gunakan produk pihak ketiga, seperti Cloudmark Safety Bar, SpamAssassin, dan Bayesian Mail Filter, yang secara otomatis memindahkan spam yang dikenali dan menempatkannya dalam tempat yang terpisah untuk Anda.
Pilih pop-up blocker terpercaya
Anda sebaiknya memasang sebuah pop-up blocker, seperti Google toolbar atau StopZilla, pada browser Anda atau gunakan browser alternatif (Mozilla, Firefox, atau Opera) yang memiliki pop-up blocker didalamnya. Sebaiknya Anda menghindari program gratis dari vendor yang tidak jelas. Banyak program gratis yang mengandung spyware di dalamnya. Mereka mengiklankan bahwa mereka dapat melakukan sesuatu yang Anda inginkan, tetapi dibalik itu, mereka mengandung program yang dapat membahayakan komputer Anda.
Tip: Jika Anda menjalankan Windows XP dengan Service Pack 2, aktifkan Pop-up Blocker pada Internet Explorer. Anda dapat melakukannya dengan mengklik Tools > Pop-up Blocker > Turn on Pop-up Blocker.
Cara terbaik untuk menghentikan pop-up adalah dengan tidak pernah mengijinkan mereka memasang diri mereka pada komputer Anda sejak awal. Anda dapat melakukan hal ini dengan menghindari situs yang tidak jelas, dan jangan pernah men-download dan memasang program dari sumber yang tidak terpercaya.
Lindungi komputer dan data Anda secara fisik
Hal terakhir yang tidak kalah pentingnya, pastikan bahwa komputer dan data yang ada didalamnya aman secara fisik.
Buat backup salinan: Agar backup mudah dan cepat untuk dilakukan, atur semua dokumen dan data Anda pada folder yang benar. Kemudian Anda dapat dengan mudah menyalin semuanya pada Zip drive, CD, atau DVD, atau gunakan program atau layanan backup.
Jagalah keamanan backup Anda: Simpan media backup Anda diluar komputer: misalnya dengan menitipkannya pada teman atau keluarga, dalam kotak safety deposit, atau secara online dengan menggunakan layanan backup yang terpercaya.
Menanggulangi Bahaya Virus Di Komputer
Jika Anda mengkhawatirkan keamanan komputer dan data Anda, berikut adalah enam langkah mudah yang dapat membantu melindungi dan mengamankan semua yang telah Anda kerjakan dengan susah payah ke dalam komputer Anda.
Gunakan firewall internet
JIka Anda tidak menggunakan firewall, para penyerang dapat menemukan dan menyerang komputer Anda dalam waktu 15 menit setelah Anda terhubung ke internet. Jika Anda menggunakan akses Internet yang “selalu terhubung”, seperti cable modem atau DSL, Anda harus memasang firewall dan selalu memperbaruinya.
Terdapat 2 macam firewall: perangkat keras dan perangkat lunak. Firewall berbasis perangkat keras biasanya merupakan suatu router atau suatu komputer pribadi yang telah diatur untuk bertindak sabagai firewall bagi seluruh jaringan di rumah Anda. Saat ini, bagaimanapun juga, banyak firewall internet yang digunakan di rumah dan perusahaan kecil berbasis perangakat lunak. Firewall semacam ini bisa didapatkan dari pihak ketiga, seperti Zone Labs’ ZoneAlarm. Atau mungkin perangkat ini telah langsung terpasang dalam sistem operasi Anda, seperti ICF (Internet Connection Firewall) atau Windows Firewall pada Microsoft Windows XP, tergantung dari service pack yang telah Anda pasang.
Perbarui sistem operasi komputer Anda
Begitu firewall Anda terpasang, jagalah agar perangkat lunak paling mendasar komputer Anda– yaitu sistem operasinya — terus diperbarui dengan menggunakan perangkat lunak peng-update terbaru Anda. Kelalaian dalam melakukan hal ini akan mengakibatkan komputer Anda dalam keadaan yang sangat rentan karena kelalaian pada sistem operasi biasanya diketahui dan menjadi target para hacker dan cracker.
Jika Anda menggunakan sistem operasi terbaru, seperti Windows XP, Anda dapat menggunakan fitur Windows Update untuk secara manual men-download dan memasang update dari situs Microsoft Windows Update. Untuk secara otomatis men-download updates saat ini dan akan datang, aktifkan fitur Automatic Updates dengan mengklik Start > Control Panel > Security Center.
Manfaatkan perangkat lunak antivirus Anda sebaik-baiknya
Program perangkat lunak antivirus membantu melindungi komputer Anda terhadap sebagian besar virus, worms, Trojan horse, dan kode berbahaya lainnya. Banyak komputer baru telah dilengkapi dengan perangkat lunak antivirus. Tetapi, perangkat lunak antivirus harus diperbarui secara berkala, yang biasanya mengharuskan Anda untuk berlangganan pada perangkat lunak pembuatnya. Jika Anda tidak berlangganan untuk memperbarui perangkat lunak antivirus Anda, maka komputer Anda akan rentan terhadap ancaman baru. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya memasang perangkat antivirus, gunakan, dan jaga agar tetap diperbarui. Update biasanya tersedia minimal seminggu sekali.
Setalah Anda memasang perangkat lunak antivirus, aturlah untuk melakukan pengecekan terhadap semua data yang ada, data-data yang masuk dan di-download, pesan email, dan lampirannya. Aktifkan jadwal “check for updates” untuk pengecekan harian.
Mencegah spyware, adware, dan spam
Banyak situs dan perangkat lunak gratis yang memata-matai para pengguna dan melaporkan kegiatan-kegiatan mereka kepada pihak ketiga yang kemudian menggunakan informasi tersebut untuk mengirimkan banyak email spam. Jika Anda menjelajahi internet, komputer Anda akan dimasuki spyware dan adware. Jika Anda berbagi data atau mengirimkan pesan singkat, Anda akan mendapatkan spyware dan adware lebih cepat lagi.
Perlindungan terbaik melawan spyware dan adware adalah dengan tidak men-download-nya dari awal. Untuk melindungi komputer Anda agar tidak men-download program yang membahayakan:
- Download program hanya dari situs yang Anda percayai
- Baca semua peringatan keamanan, perjanjian lisensi, dan pernyataan privasi dari setiap program yang akan di-download.
- Jangan pernah meng-klik Agree atau OK untuk menutup suatu window. Sebaliknya, klik tanda X merah pada sudut kanan atas window atau tekan Alt+F4 pada keyboard Anda untuk menutup suatu window.
- Berhati-hatilah dalam menggunakan program berbagi file musik dan film “cuma-cuma”, dan pastikan bahwa Anda sepenuhnya mengerti semua perangkat lunak yang menjadi satu paket pada program-program tersebut.
Untuk meminimalisasi spam, pertimbangkan pilihan-pilihan berikut:
- Tanyakan pada penyedia layanan Internet Anda untuk memastikan bahwa mereka menjalankan suatu tipe penyaring spam dan antivirus.
- Atur penyaring email dalam email client Anda (seperti Outlook Express, Eudora, dan lain-lain). Beberapa penyaring spam menandai email yang merupakan spam dengan memberikan tanda ***SPAM*** pada baris subyeknya. Yang lain meletakkan tanda X_SPAM atau judul serupa pada format area pesan tersebut. Anda dapat mengatur penyaring untuk menemukan pesan-pesan ini dan memindahkannya pada tempat terpisah agar Anda dapat menghapusnya kapan saja.
- Gunakan produk pihak ketiga, seperti Cloudmark Safety Bar, SpamAssassin, dan Bayesian Mail Filter, yang secara otomatis memindahkan spam yang dikenali dan menempatkannya dalam tempat yang terpisah untuk Anda.
Pilih pop-up blocker terpercaya
Anda sebaiknya memasang sebuah pop-up blocker, seperti Google toolbar atau StopZilla, pada browser Anda atau gunakan browser alternatif (Mozilla, Firefox, atau Opera) yang memiliki pop-up blocker didalamnya. Sebaiknya Anda menghindari program gratis dari vendor yang tidak jelas. Banyak program gratis yang mengandung spyware di dalamnya. Mereka mengiklankan bahwa mereka dapat melakukan sesuatu yang Anda inginkan, tetapi dibalik itu, mereka mengandung program yang dapat membahayakan komputer Anda.
Tip: Jika Anda menjalankan Windows XP dengan Service Pack 2, aktifkan Pop-up Blocker pada Internet Explorer. Anda dapat melakukannya dengan mengklik Tools > Pop-up Blocker > Turn on Pop-up Blocker.
Cara terbaik untuk menghentikan pop-up adalah dengan tidak pernah mengijinkan mereka memasang diri mereka pada komputer Anda sejak awal. Anda dapat melakukan hal ini dengan menghindari situs yang tidak jelas, dan jangan pernah men-download dan memasang program dari sumber yang tidak terpercaya.
Lindungi komputer dan data Anda secara fisik
Hal terakhir yang tidak kalah pentingnya, pastikan bahwa komputer dan data yang ada didalamnya aman secara fisik.
Buat backup salinan: Agar backup mudah dan cepat untuk dilakukan, atur semua dokumen dan data Anda pada folder yang benar. Kemudian Anda dapat dengan mudah menyalin semuanya pada Zip drive, CD, atau DVD, atau gunakan program atau layanan backup.
Jagalah keamanan backup Anda: Simpan media backup Anda diluar komputer: misalnya dengan menitipkannya pada teman atau keluarga, dalam kotak safety deposit, atau secara online dengan menggunakan layanan backup yang terpercaya.
Label:
virus
apa itu virus?
Apa itu virus?
Virus atau worm adalah suatu program komputer yang dapat menyebar pada komputer atau jaringan dengan cara membuat copy dari dirinya sendiri tanpa sepengetahuan dari pengguna komputer tersebut. Virus dapat menimbulkan efek yang berbahaya, misalnya mulai dari menampilkan pesan, mencuri data atau bahkan mengontrol komputer Anda dari jarak jauh.
Cara virus menginfeksi komputer
Suatu virus pertama kali harus dijalankan sebelum ia mampu untuk menginfeksi suatu komputer. Ada berbagai macam cara agar virus ini dijalankan oleh korban, misalnya dengan menempelkan dirinya pada suatu program yang lain. Ada juga virus yang jalan ketika Anda membuka suatu tipe file tertentu. Kadangkala virus juga memanfaatkan celah keamanan yang ada pada komputer Anda (baik sistem operasi atau aplikasi), dengan memanfaatkan hal-hal tersebut virus dapat berjalan dan kemudian akan menyebarkan dirinya sendiri secara otomatis.
Anda juga dapat menerima suatu file yang sudah terinfeksi virus dalam attachment e-mail Anda. Begitu file tersebut Anda jalankan, maka kode virus akan berjalan dan mulai menginfeksi komputer Anda dan bisa menyebar pula ke semua file yang ada di jaringan komputer Anda.
Trojan horse
Trojan horse adalah program yang kelihatan seperti program yang valid atau normal, tetapi sebenarnya program tersebut membawa suatu kode dengan fungsi-fungsi yang sangat berbahaya bagi komputer Anda.
Sebagai contoh, virus DLoader-L datang dari attachment e-mail dan dianggap sebagai sebagai suatu update program dari Microsoft untuk sistem operasi Windows XP. Jika Anda menjalankannya maka dia akan mendownload program dan akan memanfaatkan komputer Anda untuk menghubungkan komputer Anda ke suatu website tertentu. Targetnya tentu saja untuk membuat website tadi menjadi overload dan akhirnya tidak bisa diakses dengan benar oleh pihak lain. Ini sering dinamakan dengan serangan denial of service atau DoS.
Trojan tidak dapat menyebar secepat virus karena trojan tidak membuat copy dari dirinya sendiri secara otomatis. Tapi sejalan dengan perkembangan virus, maka trojan horse bisa bekerjasama dengan virus dalam hal penyebarannya. Virus dapat melakukan download terhadap trojan yang merekam keystroke keyboard Anda atau mencuri informasi yang ada pada komputer Anda. Di sisi lain, trojan juga digunakan untuk menginfeksi suatu komputer dengan virus.
Worms
Worm bisa dikatakan mirip dengan virus tetapi worm tidak memerlukan carrier dalam hal ini program atau suatu dokumen. Worm mampu membuat copy dari dirinya sendiri dan mengunakan jaringan komunikasi antar komputer untuk menyebarkan dirinya. Banyak virus seperti MyDoom atau Bagle bekerja sebagaimana layaknya worm dan menggunakan e-mail untuk mem-forward dirinya sendiri kepada pihak lain.
Yang bisa dilakukan oleh virus
Virus seringkali mengganggu Anda atau menghentikan kerja komputer Anda pada saat diperlukan. Sejalan dengan perkembangan di dunia virus komputer maka sampai saat ini efek dari virus ini sudah semakin banyak, yaitu:
• Memperlambat e-mail
Virus dapat menyebar melalui e-mail, seperti virus Sobig, dan mampu untuk membuat trafik e-mail yang sangat besar yang tentu saja akan membuat server menjadi lambat atau bahkan menjadi crash. Bahkan jika hal tersebut tidak sampai terjadi, perusahaan yang merasa terganggu dengan insiden ini toh juga akan mematikan servernya.
• Mencuri data konfidental
Worm Bugbear-D contohnya, mampu merekam keystroke keyboard Anda, termasuk password dan lain sebagainya. Rekaman tadi biasanya akan dikirim ke si pembuat virus untuk dimanfaatkan lebih lanjut.
• Menggunakan komputer Anda untuk menyerang suatu situs
MyDoom contohnya, dia menginfeksi banyak komputer di seluruh dunia untuk menyerang situs SCO dengan traffic data yang sangat besar. Ini akan membuat situs tersebut akan terbebani luar biasa dan akhirnya akan crash dan tidak bisa melayani pengguna lainnya. Ini biasa dinamakan dengan denial of service.
• Membiarkan orang lain untuk membajak komputer Anda
Beberapa virus menempatkan trojan backdoor pada komputer dan ini akan membuat si pembuat virus dapat terhubung ke komputer tersebut secara diam-diam dan bisa dimanfaatkan lebih lanjut sesuai dengan keinginannya.
• Merusak data
Virus Compatable contohnya, dapat membuat perubahan pada data yang Anda simpan pada dokumen MS Excel.
• Menghapus data
Virus Sircam contohnya, berusaha untuk menghapus atau meng-overwrite hardisk Anda pada suatu waktu tertentu yang tidak terduga.
• Men-disable hardware
Virus CIH atau Chernobyl contohnya, berusaha untuk meng-overwrite chip BIOS pada tanggal 26 April dan akan membuat komputer Anda menjadi tidak berfungsi.
• Menimbulkan hal-hal yang aneh dan mengganggu
Virus worm Netsky-D contohnya, dapat membuat komputer berbunyi beep secara spontan atau tiba-tiba untuk beberapa jam lamanya.
• Menampilkan pesan tertentu
Virus Cone-F contohnya, akan menampilkan pesan berbau politik jika bulan menunjukkan bulan Mei.
• Merusak kredibilitas Anda
Jika virus mem-forward dirinya sendiri dari komputer Anda ke komputer pelanggan Anda atau komputer rekan bisnis Anda, maka hal ini akan merusak reputasi Anda sebagai suatu organisasi dan mereka akan tidak mau lagi melanjutkan hubungan bisnis dengan Anda atau malah menuntut kompensasi dari pihak Anda.
• Membuat malu Anda
Virus PolyPost contohnya, akan memposting dokumen dan nama Anda pada newsgroup yang berbau pornografi.
letak risiko terhadap virus komputer
Virus dapat menjangkau komputer Anda melalui berbagai macam cara. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
• Program dan dokumen
Program komputer dan juga dokumen dapat terinfeksi oleh virus. Ketika Anda men-sharing program atau dokumen tadi kepada rekan-rekan Anda yang lain, maka hal ini akan membuat penyebaran virus akan semakin luas apalagi jika menyebar melalui jaringan LAN kantor Anda atau bahkan melalui internet.
• Internet
Anda bisa saja men-download program atau dokumen yang sudah terinfeksi virus dari internet. Celah keamanan pada komputer Anda dapat membuat virus untuk memanfaatkannya. Virus dapat menular ke komputer Anda melalui internet secara otomatis tanpa Anda melakukan apa-apa sebelumnya.
• E-mail
E-mail yang Anda terima setiap hari dapat saja membawa virus melalui attachment. Begitu Anda menjalankan program atau dokumen yang ada pada attachment tadi, maka komputer Anda akan terinfeksi oleh virus. Beberapa e-mail bahkan dapat mengandung script berbahaya yang akan dijalankan begitu Anda melakukan preview terhadap e-mail atau membaca isi dari e-mail Anda.
• CD atau disket
Disket dapat membawa virus pada boot sector-nya. CD atau disket juga bisa berisi program yang sudah terinfeksi oleh virus.
File-file yang bisa diinfeksi oleh virus
Virus dapat menempelkan dirinya pada apa saja yang berjalan pada komputer Anda. Apa sajakah hal tersebut? Simak saja penjelasan berikut ini.
• Program
Beberapa virus mampu untuk menginfeksi program komputer. Jika Anda menjalankan program yang sudah terinfeksi virus tadi, maka kode virus secara otomatis juga akan dijalankan pertama kali. Virus-virus jenis ini muncul pada saat awal-awal munculnya virus di dunia komputer dan sampai sekarang masih merupakan ancaman yang serius apalagi dengan perkembangan internet yang mampu untuk mendistribusikan program dengan cepat ke seluruh dunia.
• Dokumen
Word processing atau spreadsheet, seperti MS Word atau MS Excel, seringkali menggunakan macro untuk mengotomatisasi suatu pekerjaan. Beberapa virus memanfaatkan fasilitas macro ini untuk menyebarkan dirinya sendiri ke dokumen yang lainnya. Jika Anda menjalankan dokumen yang mengandung virus macro ini, maka dia akan meng-copy dirinya ke startup program yang membuka dokumen tersebut dan akhirnya bisa menulari dokumen lainnya yang masih bersih dari virus.
• Boot sector
Ketika Anda menghidupkan komputer, maka komputer akan mengakses suatu bagian pada disk yang disebut dengan "boot sector" dan akan menjalankan program yang nantinya akan memulai sistem operasi. Pada jaman awal-awalnya virus komputer, seringkali area boot sector ini ditumpuki dengan kode virus, sehingga ketika komputer dinyalakan dan mengakses boot sector, maka kode virus secara otomatis akan dijalankan pula.
Virus e-mail
Kebanyakan virus e-mail ini sangat tergantung dari user yang mengklik dokumen atau program yang ada pada attachment e-mail. Ini akan menimbulkan virus untuk mem-forward dokumen yang terinfeksi tadi kepada alamat e-mail yang lainnya. Virus Netsky sebagai contoh, mampu mencari file-file dalam komputer Anda yang berisi alamat e-mail (misalnya HTML file atau file dalam format EML), dan akan menggunakan program e-mail yang ada pada komputer Anda untuk mengirimkan dokumen yang terinfeksi ke alamat-alamat e-mail yang sudah didapat tadi. Beberapa virus lainnya seperti Sobig-F bahkan sudah tidak memerlukan program e-mail pada komputer Anda untuk mengirimkan e-mail, tetapi mereka memiliki SMTP engine sendiri untuk mengirimkan e-mail. E-mail virus ini bisa menguasai komputer Anda atau bahkan mencuri data. Tetapi target utama dari jenis virus e-mail ini biasanya akan menimbulkan trafik e-mail yang sangat besar dan membuat server menjadi crash.
Sekali lagi hati-hatilah terhadap attachment pada e-mail Anda. Bahkan attachment dengan ekstensi .txt juga dapat berbahaya karena seringkali dibelakangnya masih ada ekstensi lagi misalnya .vbs yang dapat berisi script dari virus.
Dapatkah saya terkena virus hanya dengan membaca suatu e-mail?
Anda tidak perlu membuka atau menjalankan program dalam attachment e-mail untuk dapat terinfeksi virus. Beberapa virus, seperti Kakworm dan Bubbleboy, dapat menginfeksi komputer Anda begitu Anda membaca e-mail. Mereka akan tampak seperti pesan e-mail yang normal tetapi di dalamnya sebenarnya mengandung script yang tersembunyi yang akan berjalan begitu Anda membuka atau membacanya (atau bisa juga melalui preview pane, jika Anda menggunakan Outlook dengan versi Internet Explorer yang cocok). Virus jenis ini akan merubah setting pada komputer Anda dan mengirimkan virus kepada user lain melalui e-mail. Pihak Microsoft sudah mengeluarkan patch untuk masalah ini. Untuk mengetahui patch apa saja yang Anda perlukan, maka silakan kunjungi situs http://windowsupdate.microsoft.com/. Untuk mengikuti perkembangan security pada sistem operasi Windows dan juga aplikasinya, silakan saja ikuti mailing list mereka di www.microsoft.com/technet/security/bulletin/notify.asp.
Internet worms
Anda akan sangat berisiko jika terhubung ke internet, bahkan jika Anda tidak membuka e-mail sekalipun. Internet worm dapat menjangkiti komputer Anda yang terhubung pada jaringan dengan cara memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi Anda. Worm Blaster contohnya, memanfaatkan kelemahan yang ada pada service Remote Procedure Call (RPC) yang ada pada Windows NT, 2000 dan XP. Worm ini memanfaatkan tersebut untuk melakukan propagasi dengan cara meng-copy-kan dirinya sendiri ke komputer yang lainnya. Ketika worm tersebut menyebarkan dirinya, maka ini akan menimbulkan trafik pada jaringan yang sangat besar yang pada akhirnya akan memperlambat jaringan komputer Anda atau bahkan membuat komputer Anda menjadi crash. Worm ini juga membuat komputer-komputer yang terinfeksi tadi untuk bersama-sama mengadakan koneksi ke situs Microsoft sehingga membuat situs tersebut sulit diakses oleh orang lain karena mengalami overload. Microsoft (dan juga vendor sistem operasi lainnya) mengeluarkan patch untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software mereka. Anda sebaiknya mengikuti perkembangan security produk-produk mereka dengan cara secara reguler mengunjungi website vendor tersebut untuk mendapatkan informasinya.
Dapatkah saya mendapatkan virus dari suatu situs?
Suatu situs biasanya ditulis dengan memanfaatkan kode HTML (Hypertext Markup Language). Ini tidak akan membawa virus, meskipun ia dapat juga memanggil program atau file yang dapat melakukannya. Anda tidak akan terinfeksi oleh virus gara-gara Anda mengakses halaman web yang murni berbasis HTML.
Backdoor trojan
Backdoor trojan adalah suatu program yang membolehkan seseorang untuk mengambil alih kontrol terhadap suatu komputer melalui internet. Backdoor trojan akan nampak seperti program yang normal dan kelihatannya tidak mengganggu Anda. Tetapi begitu Anda menjalankan program yang berisi backdoor ini, maka dia akan menjalankan fungsi-fungsi tersembunyi yang tidak disadari oleh pengguna komputer. Backdoor trojan saat ini bisa dikatakan sedang trend di internet, bahkan viruspun dapat meletakkan suatu backdoor trojan pada suatu komputer. Begitu pertama kali backdoor trojan dijalankan, maka biasanya dia akan menambahkan dirinya pada bagian startup di komputer tersebut sehingga backdoor trojan ini akan selalu dijalankan ketika komputer dinyalakan kembali. Si pengirim backdoor trojan ini bisa melihat komputer mana saja yang mengandung backdoor dan dia dapat terhubung ke komputer tersebut tanpa disadari oleh pengguna komputer disana. Setelah terhubung dengan komputer yang sudah terinfeksi backdoor trojan ini, maka si pengirim backdoor trojan akan dapat melakukan berbagai hal, seperti menjalankan aplikasi, mengakses file personal Anda, memodifikasi file atau meng-upload file, merekam keystroke keyboard Anda atau bahkan menggunakan komputer Anda untuk mengirimkan e-mail spam kepada orang lain. Beberapa backdoor trojan yang sudah kita kenal adalah Subseven, BackOrifice dan Graybird yang sering dianggap sebagai patch untuk memperbaiki worm Blaster.
Spyware
Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang iklan untuk mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer dimana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah suatu virus. Anda tidak dapat menyebarkannya ke komputer yang lain. Tetapi spyware terkadang memiliki efek-efek lain yang tidak terduga.
Anda bisa saja mendapatkan spyware ketika Anda mengakses suatu situs tertentu. Suatu pesan pop-up biasanya akan muncul dan menyuruh Anda untuk mendownload program yang "kelihatannya" Anda butuhkan, atau terkadang program spyware ini bisa secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.
Spyware akan jalan di komputer Anda dan akan mencatat semua aktivitas Anda (misalnya mencatat situs apa saja yang Anda kunjungi) dan akan melaporkannya kepada pihak lain, dalam hal ini pihak pemasang iklan. Efek lainnya adalah mengganti halaman home pada web browser Anda dengan suatu alamat situs tertentu atau bahkan juga ada yang memiliki efek untuk men-dial modem ke nomor 0900 (premium call).
Aktivitas spyware ini jelas akan memakan resource pada komputer Anda dan dapat memperlambat performa dari komputer Anda. Beberapa software anti-spyware saat ini sudah dapat mendeteksi adanya spyware pada komputer Anda dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur anti-spyware pada aplikasi System Mechanic.
cookies?
Jika Anda mengunjungi suatu situs, maka situs tersebut dapat meletakkan suatu paket data kecil yang sering disebut dengan cookie pada komputer Anda. Ini akan membuat situs tersebut untuk mengingat informasi detail mengenai Anda dan juga bisa mendeteksi kunjungan Anda ke situs tersebut di kemudian hari.
Cookie tidak mengandung ancaman bagi data di komputer Anda, tetapi sebaliknya cookie bisa mengganggu konfidensial dan privacy Anda. Jika Anda ingin tetap bersifat anonymous, maka silakan set browser Anda untuk selalu men-disable cookies.
telepon seluler Dapat terkena virus
Telepon seluler dapat terinfeksi oleh virus worm yang menyebarkan dirinya melalui jaringan telepon seluler, meskipun sampai tulisan ini diturunkan belum begitu banyak risiko yang ditimbulkannya. Pada tahun 2004, worm pada telepon seluler pertama kali ditemukan. Worm Cabir-A ini menyerang telepon seluler yang menggunakan sistem operasi Symbian. Worm ini menyebarkan dirinya sendiri dan nampak seperti game dengan format file SIS. Jika Anda menjalankan file ini, maka akan muncul pesan pada layar dan worm akan jalan setiap kali Anda menyalakan telepon seluler. Cabir-A akan mencari telepon seluler lain di sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi Bluetooth dan akan mengirimkan dirinya sendiri ke telepon seluler tersebut. Worm ini membuktikan kepada publik bahwa infeksi virus pada telepon seluler sudah terjadi dan wajib diwaspadai.
Ada juga virus konvensional yang mengirimkan pesan ke telepon seluler. Contohnya Timo-A, yang menggunakan modem komputer untuk mengirimkan SMS ke nomor telepon seluler tertentu. Tetapi virus ini tidak sampai menginfeksi atau merusak telepon seluler. Sampai tulisan ini dipublikasikan, memang virus pada telepon seluler belumlah begitu banyak. Ini disebabkan karena banyaknya sistem operasi yang ada dan juga karena karakteristik baik software maupun device yang cepat berubah.
Risiko Bluetooth
Bluetooth merupakan teknologi untuk piranti nirkabel yang memungkinkan komputer, telepon seluler, PDA dan lain sebagainya untuk saling terhubung dalam suatu jarak tertentu. Bluetooth mampu untuk mengadakan koneksi antar peralatan-peralatan tersebut secara transparan. Saat ini Bluetooth juga sudah dieksploitasi oleh worm pada telepon seluler. Bluetooth digunakan sebagai media untuk penyebaran worm ke telepon seluler yang lain.
Teknologi yang berbasis Bluetooth, seperti Jini, juga mampu melakukan kontrol jarak jauh terhadap suatu service. Bluetooth dan Jini didesain bahwa hanya kode yang valid dan terpercaya saja yang mampu untuk membawa operasi-operasi yang sifatnya sensitif. Tetapi teknologi-teknologi tersebut juga membuka peluang bagi kode-kode jahat yang mengganggu jalannya service tersebut.
Anda dapat mencegah risiko Bluetooth ini dengan cara mematikan setting Bluetooth "visible to others" pada telepon seluler Anda.
Dapatkah palmtop atau PDA terkena virus?
Palmtop, handheld atau PDA membuka peluang bagi virus untuk diserang, walaupun saat ini belum banyak ditemukan gangguan yang ada. PDA atau palmtop berjalan dengan suatu sistem operasi seperti Palm, Symbian, Linux atau PocketPC. Ini bisa dimanfaatkan oleh worm untuk diserang tetapi saat ini risiko tersebut masih belum begitu terlihat.
Para pembuat virus tampaknya lebih tertarik mentargetkan sistem komputer desktop untuk virus yang dibuatnya. Ini disebabkan karena pengguna komputer desktop saat ini lebih populer dan juga penyebaran virus bisa sangat cepat dengan adanya e-mail dan internet. Mungkin bahaya pada palmtop saat ini adalah mereka digunakan sebagai carrier bagi worm. Begitu Anda melakukan sinkronisasi palmtop atau PDA Anda dengan komputer maka worm tadi akan menyebar ke PC Anda dan melakukan aksinya. Untuk mencegah hal ini maka gunakan selalu anti-virus yang definisi virusnya selalu terupdate.
Makalah ini saya ambil dari browsing internet ,
sumber: images.anaxledox.multiply.multiplycontent.com/.../mengenal%20virus.doc? ...
Virus atau worm adalah suatu program komputer yang dapat menyebar pada komputer atau jaringan dengan cara membuat copy dari dirinya sendiri tanpa sepengetahuan dari pengguna komputer tersebut. Virus dapat menimbulkan efek yang berbahaya, misalnya mulai dari menampilkan pesan, mencuri data atau bahkan mengontrol komputer Anda dari jarak jauh.
Cara virus menginfeksi komputer
Suatu virus pertama kali harus dijalankan sebelum ia mampu untuk menginfeksi suatu komputer. Ada berbagai macam cara agar virus ini dijalankan oleh korban, misalnya dengan menempelkan dirinya pada suatu program yang lain. Ada juga virus yang jalan ketika Anda membuka suatu tipe file tertentu. Kadangkala virus juga memanfaatkan celah keamanan yang ada pada komputer Anda (baik sistem operasi atau aplikasi), dengan memanfaatkan hal-hal tersebut virus dapat berjalan dan kemudian akan menyebarkan dirinya sendiri secara otomatis.
Anda juga dapat menerima suatu file yang sudah terinfeksi virus dalam attachment e-mail Anda. Begitu file tersebut Anda jalankan, maka kode virus akan berjalan dan mulai menginfeksi komputer Anda dan bisa menyebar pula ke semua file yang ada di jaringan komputer Anda.
Trojan horse
Trojan horse adalah program yang kelihatan seperti program yang valid atau normal, tetapi sebenarnya program tersebut membawa suatu kode dengan fungsi-fungsi yang sangat berbahaya bagi komputer Anda.
Sebagai contoh, virus DLoader-L datang dari attachment e-mail dan dianggap sebagai sebagai suatu update program dari Microsoft untuk sistem operasi Windows XP. Jika Anda menjalankannya maka dia akan mendownload program dan akan memanfaatkan komputer Anda untuk menghubungkan komputer Anda ke suatu website tertentu. Targetnya tentu saja untuk membuat website tadi menjadi overload dan akhirnya tidak bisa diakses dengan benar oleh pihak lain. Ini sering dinamakan dengan serangan denial of service atau DoS.
Trojan tidak dapat menyebar secepat virus karena trojan tidak membuat copy dari dirinya sendiri secara otomatis. Tapi sejalan dengan perkembangan virus, maka trojan horse bisa bekerjasama dengan virus dalam hal penyebarannya. Virus dapat melakukan download terhadap trojan yang merekam keystroke keyboard Anda atau mencuri informasi yang ada pada komputer Anda. Di sisi lain, trojan juga digunakan untuk menginfeksi suatu komputer dengan virus.
Worms
Worm bisa dikatakan mirip dengan virus tetapi worm tidak memerlukan carrier dalam hal ini program atau suatu dokumen. Worm mampu membuat copy dari dirinya sendiri dan mengunakan jaringan komunikasi antar komputer untuk menyebarkan dirinya. Banyak virus seperti MyDoom atau Bagle bekerja sebagaimana layaknya worm dan menggunakan e-mail untuk mem-forward dirinya sendiri kepada pihak lain.
Yang bisa dilakukan oleh virus
Virus seringkali mengganggu Anda atau menghentikan kerja komputer Anda pada saat diperlukan. Sejalan dengan perkembangan di dunia virus komputer maka sampai saat ini efek dari virus ini sudah semakin banyak, yaitu:
• Memperlambat e-mail
Virus dapat menyebar melalui e-mail, seperti virus Sobig, dan mampu untuk membuat trafik e-mail yang sangat besar yang tentu saja akan membuat server menjadi lambat atau bahkan menjadi crash. Bahkan jika hal tersebut tidak sampai terjadi, perusahaan yang merasa terganggu dengan insiden ini toh juga akan mematikan servernya.
• Mencuri data konfidental
Worm Bugbear-D contohnya, mampu merekam keystroke keyboard Anda, termasuk password dan lain sebagainya. Rekaman tadi biasanya akan dikirim ke si pembuat virus untuk dimanfaatkan lebih lanjut.
• Menggunakan komputer Anda untuk menyerang suatu situs
MyDoom contohnya, dia menginfeksi banyak komputer di seluruh dunia untuk menyerang situs SCO dengan traffic data yang sangat besar. Ini akan membuat situs tersebut akan terbebani luar biasa dan akhirnya akan crash dan tidak bisa melayani pengguna lainnya. Ini biasa dinamakan dengan denial of service.
• Membiarkan orang lain untuk membajak komputer Anda
Beberapa virus menempatkan trojan backdoor pada komputer dan ini akan membuat si pembuat virus dapat terhubung ke komputer tersebut secara diam-diam dan bisa dimanfaatkan lebih lanjut sesuai dengan keinginannya.
• Merusak data
Virus Compatable contohnya, dapat membuat perubahan pada data yang Anda simpan pada dokumen MS Excel.
• Menghapus data
Virus Sircam contohnya, berusaha untuk menghapus atau meng-overwrite hardisk Anda pada suatu waktu tertentu yang tidak terduga.
• Men-disable hardware
Virus CIH atau Chernobyl contohnya, berusaha untuk meng-overwrite chip BIOS pada tanggal 26 April dan akan membuat komputer Anda menjadi tidak berfungsi.
• Menimbulkan hal-hal yang aneh dan mengganggu
Virus worm Netsky-D contohnya, dapat membuat komputer berbunyi beep secara spontan atau tiba-tiba untuk beberapa jam lamanya.
• Menampilkan pesan tertentu
Virus Cone-F contohnya, akan menampilkan pesan berbau politik jika bulan menunjukkan bulan Mei.
• Merusak kredibilitas Anda
Jika virus mem-forward dirinya sendiri dari komputer Anda ke komputer pelanggan Anda atau komputer rekan bisnis Anda, maka hal ini akan merusak reputasi Anda sebagai suatu organisasi dan mereka akan tidak mau lagi melanjutkan hubungan bisnis dengan Anda atau malah menuntut kompensasi dari pihak Anda.
• Membuat malu Anda
Virus PolyPost contohnya, akan memposting dokumen dan nama Anda pada newsgroup yang berbau pornografi.
letak risiko terhadap virus komputer
Virus dapat menjangkau komputer Anda melalui berbagai macam cara. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
• Program dan dokumen
Program komputer dan juga dokumen dapat terinfeksi oleh virus. Ketika Anda men-sharing program atau dokumen tadi kepada rekan-rekan Anda yang lain, maka hal ini akan membuat penyebaran virus akan semakin luas apalagi jika menyebar melalui jaringan LAN kantor Anda atau bahkan melalui internet.
• Internet
Anda bisa saja men-download program atau dokumen yang sudah terinfeksi virus dari internet. Celah keamanan pada komputer Anda dapat membuat virus untuk memanfaatkannya. Virus dapat menular ke komputer Anda melalui internet secara otomatis tanpa Anda melakukan apa-apa sebelumnya.
E-mail yang Anda terima setiap hari dapat saja membawa virus melalui attachment. Begitu Anda menjalankan program atau dokumen yang ada pada attachment tadi, maka komputer Anda akan terinfeksi oleh virus. Beberapa e-mail bahkan dapat mengandung script berbahaya yang akan dijalankan begitu Anda melakukan preview terhadap e-mail atau membaca isi dari e-mail Anda.
• CD atau disket
Disket dapat membawa virus pada boot sector-nya. CD atau disket juga bisa berisi program yang sudah terinfeksi oleh virus.
File-file yang bisa diinfeksi oleh virus
Virus dapat menempelkan dirinya pada apa saja yang berjalan pada komputer Anda. Apa sajakah hal tersebut? Simak saja penjelasan berikut ini.
• Program
Beberapa virus mampu untuk menginfeksi program komputer. Jika Anda menjalankan program yang sudah terinfeksi virus tadi, maka kode virus secara otomatis juga akan dijalankan pertama kali. Virus-virus jenis ini muncul pada saat awal-awal munculnya virus di dunia komputer dan sampai sekarang masih merupakan ancaman yang serius apalagi dengan perkembangan internet yang mampu untuk mendistribusikan program dengan cepat ke seluruh dunia.
• Dokumen
Word processing atau spreadsheet, seperti MS Word atau MS Excel, seringkali menggunakan macro untuk mengotomatisasi suatu pekerjaan. Beberapa virus memanfaatkan fasilitas macro ini untuk menyebarkan dirinya sendiri ke dokumen yang lainnya. Jika Anda menjalankan dokumen yang mengandung virus macro ini, maka dia akan meng-copy dirinya ke startup program yang membuka dokumen tersebut dan akhirnya bisa menulari dokumen lainnya yang masih bersih dari virus.
• Boot sector
Ketika Anda menghidupkan komputer, maka komputer akan mengakses suatu bagian pada disk yang disebut dengan "boot sector" dan akan menjalankan program yang nantinya akan memulai sistem operasi. Pada jaman awal-awalnya virus komputer, seringkali area boot sector ini ditumpuki dengan kode virus, sehingga ketika komputer dinyalakan dan mengakses boot sector, maka kode virus secara otomatis akan dijalankan pula.
Virus e-mail
Kebanyakan virus e-mail ini sangat tergantung dari user yang mengklik dokumen atau program yang ada pada attachment e-mail. Ini akan menimbulkan virus untuk mem-forward dokumen yang terinfeksi tadi kepada alamat e-mail yang lainnya. Virus Netsky sebagai contoh, mampu mencari file-file dalam komputer Anda yang berisi alamat e-mail (misalnya HTML file atau file dalam format EML), dan akan menggunakan program e-mail yang ada pada komputer Anda untuk mengirimkan dokumen yang terinfeksi ke alamat-alamat e-mail yang sudah didapat tadi. Beberapa virus lainnya seperti Sobig-F bahkan sudah tidak memerlukan program e-mail pada komputer Anda untuk mengirimkan e-mail, tetapi mereka memiliki SMTP engine sendiri untuk mengirimkan e-mail. E-mail virus ini bisa menguasai komputer Anda atau bahkan mencuri data. Tetapi target utama dari jenis virus e-mail ini biasanya akan menimbulkan trafik e-mail yang sangat besar dan membuat server menjadi crash.
Sekali lagi hati-hatilah terhadap attachment pada e-mail Anda. Bahkan attachment dengan ekstensi .txt juga dapat berbahaya karena seringkali dibelakangnya masih ada ekstensi lagi misalnya .vbs yang dapat berisi script dari virus.
Dapatkah saya terkena virus hanya dengan membaca suatu e-mail?
Anda tidak perlu membuka atau menjalankan program dalam attachment e-mail untuk dapat terinfeksi virus. Beberapa virus, seperti Kakworm dan Bubbleboy, dapat menginfeksi komputer Anda begitu Anda membaca e-mail. Mereka akan tampak seperti pesan e-mail yang normal tetapi di dalamnya sebenarnya mengandung script yang tersembunyi yang akan berjalan begitu Anda membuka atau membacanya (atau bisa juga melalui preview pane, jika Anda menggunakan Outlook dengan versi Internet Explorer yang cocok). Virus jenis ini akan merubah setting pada komputer Anda dan mengirimkan virus kepada user lain melalui e-mail. Pihak Microsoft sudah mengeluarkan patch untuk masalah ini. Untuk mengetahui patch apa saja yang Anda perlukan, maka silakan kunjungi situs http://windowsupdate.microsoft.com/. Untuk mengikuti perkembangan security pada sistem operasi Windows dan juga aplikasinya, silakan saja ikuti mailing list mereka di www.microsoft.com/technet/security/bulletin/notify.asp.
Internet worms
Anda akan sangat berisiko jika terhubung ke internet, bahkan jika Anda tidak membuka e-mail sekalipun. Internet worm dapat menjangkiti komputer Anda yang terhubung pada jaringan dengan cara memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi Anda. Worm Blaster contohnya, memanfaatkan kelemahan yang ada pada service Remote Procedure Call (RPC) yang ada pada Windows NT, 2000 dan XP. Worm ini memanfaatkan tersebut untuk melakukan propagasi dengan cara meng-copy-kan dirinya sendiri ke komputer yang lainnya. Ketika worm tersebut menyebarkan dirinya, maka ini akan menimbulkan trafik pada jaringan yang sangat besar yang pada akhirnya akan memperlambat jaringan komputer Anda atau bahkan membuat komputer Anda menjadi crash. Worm ini juga membuat komputer-komputer yang terinfeksi tadi untuk bersama-sama mengadakan koneksi ke situs Microsoft sehingga membuat situs tersebut sulit diakses oleh orang lain karena mengalami overload. Microsoft (dan juga vendor sistem operasi lainnya) mengeluarkan patch untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software mereka. Anda sebaiknya mengikuti perkembangan security produk-produk mereka dengan cara secara reguler mengunjungi website vendor tersebut untuk mendapatkan informasinya.
Dapatkah saya mendapatkan virus dari suatu situs?
Suatu situs biasanya ditulis dengan memanfaatkan kode HTML (Hypertext Markup Language). Ini tidak akan membawa virus, meskipun ia dapat juga memanggil program atau file yang dapat melakukannya. Anda tidak akan terinfeksi oleh virus gara-gara Anda mengakses halaman web yang murni berbasis HTML.
Backdoor trojan
Backdoor trojan adalah suatu program yang membolehkan seseorang untuk mengambil alih kontrol terhadap suatu komputer melalui internet. Backdoor trojan akan nampak seperti program yang normal dan kelihatannya tidak mengganggu Anda. Tetapi begitu Anda menjalankan program yang berisi backdoor ini, maka dia akan menjalankan fungsi-fungsi tersembunyi yang tidak disadari oleh pengguna komputer. Backdoor trojan saat ini bisa dikatakan sedang trend di internet, bahkan viruspun dapat meletakkan suatu backdoor trojan pada suatu komputer. Begitu pertama kali backdoor trojan dijalankan, maka biasanya dia akan menambahkan dirinya pada bagian startup di komputer tersebut sehingga backdoor trojan ini akan selalu dijalankan ketika komputer dinyalakan kembali. Si pengirim backdoor trojan ini bisa melihat komputer mana saja yang mengandung backdoor dan dia dapat terhubung ke komputer tersebut tanpa disadari oleh pengguna komputer disana. Setelah terhubung dengan komputer yang sudah terinfeksi backdoor trojan ini, maka si pengirim backdoor trojan akan dapat melakukan berbagai hal, seperti menjalankan aplikasi, mengakses file personal Anda, memodifikasi file atau meng-upload file, merekam keystroke keyboard Anda atau bahkan menggunakan komputer Anda untuk mengirimkan e-mail spam kepada orang lain. Beberapa backdoor trojan yang sudah kita kenal adalah Subseven, BackOrifice dan Graybird yang sering dianggap sebagai patch untuk memperbaiki worm Blaster.
Spyware
Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang iklan untuk mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer dimana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah suatu virus. Anda tidak dapat menyebarkannya ke komputer yang lain. Tetapi spyware terkadang memiliki efek-efek lain yang tidak terduga.
Anda bisa saja mendapatkan spyware ketika Anda mengakses suatu situs tertentu. Suatu pesan pop-up biasanya akan muncul dan menyuruh Anda untuk mendownload program yang "kelihatannya" Anda butuhkan, atau terkadang program spyware ini bisa secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.
Spyware akan jalan di komputer Anda dan akan mencatat semua aktivitas Anda (misalnya mencatat situs apa saja yang Anda kunjungi) dan akan melaporkannya kepada pihak lain, dalam hal ini pihak pemasang iklan. Efek lainnya adalah mengganti halaman home pada web browser Anda dengan suatu alamat situs tertentu atau bahkan juga ada yang memiliki efek untuk men-dial modem ke nomor 0900 (premium call).
Aktivitas spyware ini jelas akan memakan resource pada komputer Anda dan dapat memperlambat performa dari komputer Anda. Beberapa software anti-spyware saat ini sudah dapat mendeteksi adanya spyware pada komputer Anda dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur anti-spyware pada aplikasi System Mechanic.
cookies?
Jika Anda mengunjungi suatu situs, maka situs tersebut dapat meletakkan suatu paket data kecil yang sering disebut dengan cookie pada komputer Anda. Ini akan membuat situs tersebut untuk mengingat informasi detail mengenai Anda dan juga bisa mendeteksi kunjungan Anda ke situs tersebut di kemudian hari.
Cookie tidak mengandung ancaman bagi data di komputer Anda, tetapi sebaliknya cookie bisa mengganggu konfidensial dan privacy Anda. Jika Anda ingin tetap bersifat anonymous, maka silakan set browser Anda untuk selalu men-disable cookies.
telepon seluler Dapat terkena virus
Telepon seluler dapat terinfeksi oleh virus worm yang menyebarkan dirinya melalui jaringan telepon seluler, meskipun sampai tulisan ini diturunkan belum begitu banyak risiko yang ditimbulkannya. Pada tahun 2004, worm pada telepon seluler pertama kali ditemukan. Worm Cabir-A ini menyerang telepon seluler yang menggunakan sistem operasi Symbian. Worm ini menyebarkan dirinya sendiri dan nampak seperti game dengan format file SIS. Jika Anda menjalankan file ini, maka akan muncul pesan pada layar dan worm akan jalan setiap kali Anda menyalakan telepon seluler. Cabir-A akan mencari telepon seluler lain di sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi Bluetooth dan akan mengirimkan dirinya sendiri ke telepon seluler tersebut. Worm ini membuktikan kepada publik bahwa infeksi virus pada telepon seluler sudah terjadi dan wajib diwaspadai.
Ada juga virus konvensional yang mengirimkan pesan ke telepon seluler. Contohnya Timo-A, yang menggunakan modem komputer untuk mengirimkan SMS ke nomor telepon seluler tertentu. Tetapi virus ini tidak sampai menginfeksi atau merusak telepon seluler. Sampai tulisan ini dipublikasikan, memang virus pada telepon seluler belumlah begitu banyak. Ini disebabkan karena banyaknya sistem operasi yang ada dan juga karena karakteristik baik software maupun device yang cepat berubah.
Risiko Bluetooth
Bluetooth merupakan teknologi untuk piranti nirkabel yang memungkinkan komputer, telepon seluler, PDA dan lain sebagainya untuk saling terhubung dalam suatu jarak tertentu. Bluetooth mampu untuk mengadakan koneksi antar peralatan-peralatan tersebut secara transparan. Saat ini Bluetooth juga sudah dieksploitasi oleh worm pada telepon seluler. Bluetooth digunakan sebagai media untuk penyebaran worm ke telepon seluler yang lain.
Teknologi yang berbasis Bluetooth, seperti Jini, juga mampu melakukan kontrol jarak jauh terhadap suatu service. Bluetooth dan Jini didesain bahwa hanya kode yang valid dan terpercaya saja yang mampu untuk membawa operasi-operasi yang sifatnya sensitif. Tetapi teknologi-teknologi tersebut juga membuka peluang bagi kode-kode jahat yang mengganggu jalannya service tersebut.
Anda dapat mencegah risiko Bluetooth ini dengan cara mematikan setting Bluetooth "visible to others" pada telepon seluler Anda.
Dapatkah palmtop atau PDA terkena virus?
Palmtop, handheld atau PDA membuka peluang bagi virus untuk diserang, walaupun saat ini belum banyak ditemukan gangguan yang ada. PDA atau palmtop berjalan dengan suatu sistem operasi seperti Palm, Symbian, Linux atau PocketPC. Ini bisa dimanfaatkan oleh worm untuk diserang tetapi saat ini risiko tersebut masih belum begitu terlihat.
Para pembuat virus tampaknya lebih tertarik mentargetkan sistem komputer desktop untuk virus yang dibuatnya. Ini disebabkan karena pengguna komputer desktop saat ini lebih populer dan juga penyebaran virus bisa sangat cepat dengan adanya e-mail dan internet. Mungkin bahaya pada palmtop saat ini adalah mereka digunakan sebagai carrier bagi worm. Begitu Anda melakukan sinkronisasi palmtop atau PDA Anda dengan komputer maka worm tadi akan menyebar ke PC Anda dan melakukan aksinya. Untuk mencegah hal ini maka gunakan selalu anti-virus yang definisi virusnya selalu terupdate.
Makalah ini saya ambil dari browsing internet ,
sumber: images.anaxledox.multiply.multiplycontent.com/.../mengenal%20virus.doc? ...
Label:
virus
Jumat, 12 November 2010
Minggu, 07 November 2010
Langganan:
Postingan (Atom)